Mojokerto – Pemerintah Desa Pohjejer secara resmi membuka pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Pencerah (KKN-P) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) Kelompok 49 yang akan melaksanakan pengabdian di Desa Pohjejer. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (21/07/2026) di Balai Desa Pohjejer.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Pohjejer Tri Palira Alviansyah, S.E., beserta jajaran perangkat desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kariono beserta anggota, Ketua PKK Selly Rinjani beserta anggota, Ketua LPM Sulistyo Darmawati beserta anggota, Direktur BUMDes Alwi, Ketua KDMP Mahendra, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN-P UMSIDA Dr. Miftahul Mushlih, S.Si., M.Sc.
Acara diawali dengan sambutan Ketua Kelompok 49 KKN-P UMSIDA yang menyampaikan tujuan pelaksanaan KKN serta memperkenalkan anggota kelompok kepada masyarakat. Selanjutnya, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Miftahul Mushlih, S.Si., M.Sc. memberikan arahan kepada mahasiswa agar menjalankan program kerja dengan baik serta mampu berkolaborasi dengan masyarakat selama masa pengabdian.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Desa Pohjejer, Tri Palira Alviansyah, S.E. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan harapannya agar mahasiswa dapat berperan aktif dalam setiap kegiatan desa selama pelaksanaan KKN. Pada akhir sambutannya, Kepala Desa secara resmi membuka pelaksanaan KKN-P Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Kelompok 49 di Desa Pohjejer.
Paparkan Rencana Program Kerja
Setelah sambutan, Kelompok 49 memaparkan program kerja yang akan dilaksanakan selama masa KKN. Program tersebut mencakup empat bidang, yaitu pendidikan, kesehatan, lingkungan, serta sosial budaya dan pariwisata.
Pemaparan program menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengetahui rencana kegiatan mahasiswa sekaligus memberikan masukan agar pelaksanaannya sesuai dengan kebutuhan warga.
Warga Berikan Masukan untuk Program KKN
Pada sesi diskusi, peserta yang hadir memberikan berbagai saran terhadap program yang telah dipaparkan mahasiswa. Salah satu usulan yang disampaikan oleh Safira, agar mahasiswa memberikan edukasi bagi calon pengantin, ibu hamil, dan ibu yang memiliki balita.
Safira, menyampaikan, "Edukasi bisa menyasar calon pengantin, ibu hamil, hingga ibu yang memiliki balita. Materinya dapat membahas parenting, kehamilan, perawatan bayi baru lahir, sampai MPASI."
Dalam sesi diskusi, salah seorang peserta juga mengusulkan agar mahasiswa turut membantu kegiatan Jumat Berkah dengan berpartisipasi sejak pagi dalam proses persiapan dan memasak bersama warga.
Salah satu peserta diskusi, Esti, juga memberikan masukan terkait sasaran kegiatan Karang Taruna. "Kalau sasarannya Karang Taruna, lebih baik kegiatannya dilakukan per dusun. Kalau dikumpulkan satu desa akan sulit." Ujarnya
Dengan adanya sesi diskusi ini, Pemerintah Desa Pohjejer berharap program kerja Kelompok 49 KKN-P UMSIDA dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan warga diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi Desa Pohjejer selama pelaksanaan KKN berlangsung.
Mojokerto – Pemerintah Desa Pohjejer secara resmi membuka pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Pencerah (KKN-P) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) Kelompok 49 yang akan melaksanakan pengabdian di Desa Pohjejer. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (21/07/2026) di Balai Desa Pohjejer.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Pohjejer Tri Palira Alviansyah, S.E., beserta jajaran perangkat desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kariono beserta anggota, Ketua PKK Selly Rinjani beserta anggota, Ketua LPM Sulistyo Darmawati beserta anggota, Direktur BUMDes Alwi, Ketua KDMP Mahendra, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN-P UMSIDA Dr. Miftahul Mushlih, S.Si., M.Sc.
Acara diawali dengan sambutan Ketua Kelompok 49 KKN-P UMSIDA yang menyampaikan tujuan pelaksanaan KKN serta memperkenalkan anggota kelompok kepada masyarakat. Selanjutnya, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Miftahul Mushlih, S.Si., M.Sc. memberikan arahan kepada mahasiswa agar menjalankan program kerja dengan baik serta mampu berkolaborasi dengan masyarakat selama masa pengabdian.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Desa Pohjejer, Tri Palira Alviansyah, S.E. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan harapannya agar mahasiswa dapat berperan aktif dalam setiap kegiatan desa selama pelaksanaan KKN. Pada akhir sambutannya, Kepala Desa secara resmi membuka pelaksanaan KKN-P Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Kelompok 49 di Desa Pohjejer.
Paparkan Rencana Program Kerja
Setelah sambutan, Kelompok 49 memaparkan program kerja yang akan dilaksanakan selama masa KKN. Program tersebut mencakup empat bidang, yaitu pendidikan, kesehatan, lingkungan, serta sosial budaya dan pariwisata.
Pemaparan program menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengetahui rencana kegiatan mahasiswa sekaligus memberikan masukan agar pelaksanaannya sesuai dengan kebutuhan warga.
Warga Berikan Masukan untuk Program KKN
Pada sesi diskusi, peserta yang hadir memberikan berbagai saran terhadap program yang telah dipaparkan mahasiswa. Salah satu usulan yang disampaikan oleh Safira, agar mahasiswa memberikan edukasi bagi calon pengantin, ibu hamil, dan ibu yang memiliki balita.
Safira, menyampaikan, "Edukasi bisa menyasar calon pengantin, ibu hamil, hingga ibu yang memiliki balita. Materinya dapat membahas parenting, kehamilan, perawatan bayi baru lahir, sampai MPASI."
Dalam sesi diskusi, salah seorang peserta juga mengusulkan agar mahasiswa turut membantu kegiatan Jumat Berkah dengan berpartisipasi sejak pagi dalam proses persiapan dan memasak bersama warga.
Salah satu peserta diskusi, Esti, juga memberikan masukan terkait sasaran kegiatan Karang Taruna. "Kalau sasarannya Karang Taruna, lebih baik kegiatannya dilakukan per dusun. Kalau dikumpulkan satu desa akan sulit." Ujarnya
Dengan adanya sesi diskusi ini, Pemerintah Desa Pohjejer berharap program kerja Kelompok 49 KKN-P UMSIDA dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan warga diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi Desa Pohjejer selama pelaksanaan KKN berlangsung.